Sunday, November 29, 2015

Masih Tanda Tanya



Entah apa yang harus kutulis dan kuberi judul apa tulisan ini.

Ini pertama kalinya, siapa yang salah? Apakah dalam hal ini semua orang akan saling menyalahkan. Dalam pandanganku sendiri aku menilai apa yang kulihat, tapi aku bingung menyampaikannya bahkan dengan sebuah tulisan pun aku tetap kebingungan. Pandanganku, aku hanya takut melukai hati orang-orang disekitarku. Bersabarlah untuk yang merasakan Tuhan mengetahui siapa yang benar.

Baiklah mungkin ini memang takdir seperti yang orang itu bilang. “Semalem padahal kita udah di kamar masing-masingkan? Dan kenapa tiba-tiba kita kumpul pas banget jam 9. Kita ngombrol sampe jam 10, terus ibu tiba-tiba datang dan ngomong kayak gitu.”

“Emang iya sih semalem itu sampe jam 9 kost bener-bener sepi tak kira udah pada tidur semua. Tapi tiba-tiba juga semua orang kumpul dan kalian itu emang semalem ngomongnya kenceng-kenceng. Tadinya aku juga mau ke luar mau bilang kalian ngomongnya ke kencengan tapi aku ga jadi gak tau kenapa males banget bangun lagi baca terus ketiduran. Sebenernya aku juga denger kok kalian nybeut-nyebut namaku.”

“Iya mungkin emang takdir kita harus pisah.”

“Secepet itu padahal beberapa bulan yang lalu mbak bilang ke aku, Qib kamu gak akan pernah pindahkan? Dan aku jawab insyaAllah aku betah di sini.”
This entry was posted in

0 comments:

Post a Comment