Saturday, September 8, 2012

Penantian (Cinta Pertama dan Terakhir)





 Hari itu adalah acara perpisahan kelas 9, disekolah acara perpisahannya cukup meriah, ada bazar makanan, pertujukan pentas seni dan yang paling utama itu upacara adat. Yang jadi pengantin dalam upacara adat ini anak kelas 9 cewek sama cowok yang nilainya paling besar disekolah. Namanya Kania sama Zikri.  
Ketika upacara adat sudah selesai ya..sekitar 1 setengah jam dech, penampilan-penampilan pentas seni di mulai, penampilan dari adik-adik kelas bagus-bagus dech. Nabila dan Salsa merasa lapar jadi dia menuju tempat bazar, tepatnya dikelas masing-masing. Merka melihat menu-menu yang terpajang di depan kelas-kelas 7 dan 8, akhirnya nemunya juga makanan yang mereka pengen, tepatnya di kelas 7 entah 7 apa itu. Mereka berdua kalo lagi bosen biasanya makan es kriem. Ya..syukur dech di bazaar ada yang jualan itu.
Acara di sekolah sampe sore tapi kebanyakan sekitar jam 12 udah pada pulang, paling anak-anak yang lumayan bandel dach yang ada di sekolah soalnya acara dari jam 12 kesana itu band. Begitupun Salsa dia di jemput bunda sama ayahnya.
Sesampai dirumah, dia langsung menju kamarnya dia pengen buru-buru ganti baju udah gak betah pake baju kebaya. Dan membersihkan make up nya. Salsa menuju meja belajarnya untuk mengambil sebuah album foto, badannya dijatuhkan ketempat tidur sambil memeluk album foto itu, dia membalikan badannya dan menaruh album foto itu didepannya, mulailah dia membuka satu persatu halaman album itu. Saat-saat kelas 7 anak-anak mash pada cupu-cupu gak terlalu mentingin gaya. Salsa tersenyum melihat foto-foto itu, kelas 8 itulah masa-masa yang sangat menyenangkan sepertinya, waktu kelas 8 bisanya mulai pada bandel, udah berani pacaran rata-rata, kelas 9 itu juga menyenangkan dan menyedihkan. “masa-masa putih biru sebentar lagi berakhir”terlintas dipikirannya. Salsa memandang sebuah foto, sambil menunjuk wajah  seseorang pandangannya sangat beda ketika melihat foto itu lalu dia menujuk wajah seseorang mengunakan jari telunjuknnya. ”Kau tau bahwa aku sangat mengagumimu, saat pertama berjumpa denganmu kau beda dari yang lain, sampai sekarang aku masih mengagumimu, mungkin kau tak tahu itu dan mungkin juga kau lebih baik tak tahu karena aku berfikir aku tak pantas untuk orang sepertimu, kau terlalu suci untukku, apa kau mengetahui aku?? Kurasa tidak karena setauku kau tak ingin pernah dekat dengan yang namanya cewek, aku yakin banyak cewek yang suka sama kamu.”Difikirannya terlintas kata-kata itu, Salsa hanya tersenyum.
Pintu kamarnya ada yang mengetuk. “Asslamu’alaikum..”sahut orang dibalik pintu itu. “Wa’alaikumsalam..”jawab Salsasabil membuka pintu “Kamu siapa??”tanya Salsa meresa aneh kepada orang itu. “Saya pembantu baru dirumah ini, non Salsa bukan??”tanya pembantu itu. “Iyah aku Salsa, kenapa??”tanya Salsa. “Barusan ada anak cowok datang kesini, disuruh masuk gak mau, ditanya namanya diem aja, dia cuma ngasihin surat ini, dia cuma ngomong saya minta tolong, tolong kasihin surat ini ke anak cewek yang ada dirumah ini, entahlah saya gak tau nama anaknya tapi saya tau orangnya sahutnya.”pembantu bicara panjang lebar lalu memberikan suratnya kepada Salsa. Salsapun menerimana “Aneh banget ada orang kayak gitu, ciri-ciri orangnya kayak gimana??”tanya Salsa penasaran juga. “Anaknya lumayan ganteng, pake kacamata, kayaknya sih anak baik-baik, tadi bawa motor vario  warna putih.” “Susah banget ditebak siapa orangnya. Udahlah gak papa!!”. “Ya..udah non saya kerja dulu ya,permisi..”sahut pembntu itu dengan ramah. “Ouh ya namakamu siapa??”tanya Salsa. “Nama saya Karimah.”sahut pembantu itu sambil tersenyum. “Aku seneng kamu bisa kerja disini, ketimbang pembantu yang kemarin aku gak suka banget, dari dandannannya, kayaknya kakak sholeh, cantik , pake kerudung lagi, baru kali ini ada pembantu dirumah ini kayak gini”sahut Sasal memujinya. Pembantu itu hanya tersenyum dan mengatakan kembali permisi..
Salsapun menutup kembali pintu kamarnya. Membaringkan kembali tubuhnya ditempat tidur, dan mulai membuka amplom surat itu, lalu mengeluarkan isinya,,,
Assalamu’alaikum…
Maaf ya..sebelumnya kamu pasti kaget akan kedatang surat ini, aku harap kamu maafin aku.^_^. Cuma cara ini yang bisa aku lakuin buat ngasih tau kamu, tentang apa yang aku alamain selama di SMP, dan sebelum aku cerita aku minta maaf lagi karena aku gak akan sebutin siapa nama aku, itu demi kebaikan kok!!! Jadi aku bener-bener harus banyak minta maaf dech sama kamu karena kedatangan surat ini, kamu juga pasti bakal terus penasaran sama aku, tapi aku yakin suatu saat nanti kamu pasti bakal tau siapa aku ini, untuk sekarang lebih baik gak usah… ^_^
Aku masih satu SMP kok sama kamu, tapi entahlah apa kamu mengenal aku ataupun tidak saat itu aku tak peduli tapi bayang-bayang wajahmu selalu hadir dalam kehidupanku, tapi aku tetep bertekad untuk tak mengenalmu bahkan sampai saat ini aku tak tahu nama mu!!^_^ maaf bukan maksud gimana itu juga demi kebaikan kok!! Kalo tentang rumah itu gak sengaja aku pernah liat kamu masuk rumah itu.
Kau tahu bahwa aku sangat mengagumimu, sampai sekarang aku masih mengagumimu, mungkin kau tak tahu itu dan mungkin juga kau lebih baik tak tahu. Ouh ya…satu pesan aku, kamu gak usah cari tau tentang aku ataupun nyari aku (hahaha..lagian siapa lagi yang mau nyari aku). Sedekit cerita lagi, selama SMA aku gak akan sekolah dikota ini, ayah aku harus pindah kerja jadi aku sama keluarga harus pindah, jaga diri kamu baik-baik.!!! Dan kuliah entahlah dimana, kalo difikir-fikir itu butuh waktu 7 tahun untuk menjalaninya, aku harap kamu ingin bertemu denganku, udah terlalu lama aku mikirin semua itu, mungkin ini waktu yang tepat untuk mengatakannya, InsyaAllah 7 tahun yang akan datang setelah kita menyelesaikan study kita, aku ingin betemu denganmu tepatnnya tanggal 3 Desember itupun bila yang Maha Kuasa Mengizinkan, aku tunggu kamu disana tempat dan waktu yang indah saat sunset terlihat dikota ini. Aku harap kau mengerti perkataanku. Bila aku tak datang mungkin ajal telah menjemputku atau sebaliknya, ataupun salah satu diantara kita telah saling memiliki. Jangan bersedih mungkin itu yang terbaik!!^_^.
Maaf ya..telah mebuatmu penasaran, dan menunggu, ku harap kau mengerti akan sebuah penantian, akupun akan merasakan itu, kita sama-sama merasakan sepertinya. Itu janjiku kau pegang itu semua….
Kekuatan sebuah JANJI adalah pada saat janji itu DITEPATI, bukan pada saat diucapkan...itu jauh lebih baik. . . ^_^
Kurasa cukup sampai disini untuk sementara. Semoga kita bisa bertemu dihari yang lebih indah. . . See You..
Salam Manisku untukmu...

“Aku takpercaya semua itu, seseorang mengagumiku, apa mungkin itu orang yang aku kagumi juga, tapi gak mungkin orang kayak dia ngelirik aku, waktu 7 tahun itu cukup lama, aku aja sekarang baru mau masuk SMA, emang sih..orang ini bikin aku penasaran, aku harus hargai usaha dia“difikirannya terlitas. Salsa langsng membawa Hpnya dia menandai tanggal 3 Desember 7 tahun yang akan datang. . . “Semoga penantian ini tak sia-sia aku berharap itu“dia berkata kecil.
3 tahun berlalu.....
Penantian itu masih berjalan, cowok yang dia kagumi dan seorang cowok yang mengaguminya  selalu terbayang-bayang, cowok yang dia kagumi kali ini tak ada kabar, ada yang bilang dia pindah keluar negeri. Tapi entah mengapa Salsa masih memikirkannya, dan untuk cowok yang mengaguminnya Salsa masih menunggunya juga tak ada kabar sama sekali dari dirinya. . .
Masa-masa SMA berlalu. . .selama di SMA ini dia mulai banyak berubah, dia mulai memperdalam agama dari pembantunya itu, dia banyak belajar agama dari Karimah. .
Kuliah pun dimulai, Salsa mengambil jurusan musik di ISI Yogyakarta, disitu dia benar-benar belajar dengan sungguh-sungguh...4 tahun dia jalanin, tak semua yang dilakukannya lancar terkadang ada gagalnya juga, hebatnya dia menjadi siswa brprestasi saat angkatannya dan dia mendapat bea siswa keluar negeri. . .
Hari itu kegiatan benar-benar melelahkan untuk Salsa, seminggu ini gak ada istirahat terllu banyak undangan untuknya sebelum berangkat keluar negeri sebulan lagi. Dia benar-benar sibuk saat ini... Ketika jam 2 Sore acara akan segera selesai. . . Hpnya berdering. . . “Mba..Salsa Hpnya nyala mungkin telf dari bundanya“sahut Asistennya yang sedang memegang Hp Salsa. Salsa pun membawannya, dia merasa aneh..“Ini bukan telf..“sahutnya. “Lalu apa??“tanya asistennya. “Astagfirullah, sekrang tanggal berapa??”tanya Salsa kaget..melihat alarm yang bedering itu. “Sekarang tanggal 3 Desember mba.., ya..ampun mba Salsa saking sibuknya sampe-sampe lupa tanggal”sahut Asistennya. “Kamu bilangin kesiapun itu, aku harus balik kerumah aku punya janji, maafin aku, kamu tetep disini ini kunci apartemen aku”sahut Salsa yang langsung berlari ketempat parkir. Asistennya benar-benar bingun apa yang terjadi sama Salsa.  
Dijalan dia benar-benar gelisah, dia benar-benat takut telat waktu tempuh menuju kota itu lumayan jauh, semoga waktunya cukup hanya itu yang Salsa fikirkan. “Ya..Allah kenapa aku bisa sampe segitunya sama cowok itu, toh belum tentu cowok itu datang, aku belum pernah sampe kayak gini apa lagi kali ini aku lagi ada acara gak sopan banget aku, ya..Allah semoga ini yang terbaik..” Ketika ashar dia berhenti dia sebuah Masjid sambil beristirahat sebentar, dia melihat jam tangannya.. Fikirannya agak tenang setelah sholat. Mobilpun tidak terlalu ngebut “Mungkin bila tak beretmu Allah tak mengizinkanku untuk mengenalnya..”Dia hanya berfikir seperti itu.
Akhirnya tiba juga, mungkin waktunya benar-benar telat.. Salsa melepas sandalnya, lalu dia berlari menuju pantai.. Pantai itu seperti sudah tak ada penghuni satupun..yang terlihat hanya keindahan pantai..matahari..terbenam..seperti hatinya yang tenggelam saat ini. “Aku mohon jangan pergi kamu taukan aku pasti datang, aku yakin kamu pasti masih ada disini aku mohon keluar”teriak Salsa. Salsa langsung duduk dan menundukan kepalanya dia menangis. “Baru kali ini aku nangis gara-gara cowok, aku bego, Ya..Allah ada apa sama cowok itu??Apa aku Cuma penasaran aja??ya..Allah aku selalu meminta yang terbaik.., mungkin dia bukan yang tebaik untukku..”isakkannya makin kencang. “Kau tak perlu menangis, semua akan indah pada waktunya, maaf aku telah membuatmu menunggu”suara seorang cowok yang terdengar dipinggirnya. Salsa langsung mengangkat kepalanya dang melirik kebenelah kanan terlihat sosok seorang cowok sedang duduk kira-kira jarak 1 meter darinya. “Siapa kau??”tanya Salsa. “Mungkin aku orang yang kau tunggu, tapi aku yakin kaulah orang yang ku tunggu”Sahut cowok itu. Salsal tersenyum manis dan mengusap air mata di pipinya. “Ternya kau datang, apa aku telat ??”tanya Salsa. “Hampir hahaha, gak kok malah aku yang telat, apa aku harus meminta maaf lagi telah membuatmu menangis karena kau kira aku telah pergi“sahut cowok itu. “kurasa begitu!!“sahut Salsal sambil terseyum.“Sebenernya siapa kau ini??kau benar-benar aneh.“sahut Salsal. “Tpi aku aneh karena kebaikan, aku Alvian apa kau tahu aku??“taya Alvian yang mulai tak yakin bahwa Salsa tak mengenalinya. Salsa hanya tersenyum..mendengar perkataan itu. “Aku sudah yakin kau tak mengenalku, tapi apa kau menungguku??“.tanya Alvian. “Tentu aku menunggumu.“sahut Salsa singkat. “terimakasih atas penantiannya, apa sudah ada yang memiliki hatimu??“tanya Alvian gugup. Salsal menarik nafas”hmmm..dari dulu sampe sekarang belum pernah ada yang milikin hati aku, karena hati aku cuma buat bidadari kedua aku ^_^”.sahut Salsa. “Benarkah??kalau begitu apa aku boleh menjadi bidadari keduamu??”tanya Alvian.  “Tentu, apa menurutmu aku akan sia-siakan penantian ini”sahut Salsa. Alvian tersenyum gembira. “Tapi akhir bulan depan aku akan pindah keluar negeri”sahut Salsa. “Aku akan menikahimu secepatnya bahkan minggu ini.”sahut Alvian sambil terseyum. “Terimakasih..”^_^. “Aku yang berterimakasih kepadamu.., namamu??”tanya Alvian. “Salsa”singakatanya dia menjawab. Alvian tersenyum.
Seperti yang dijanjikannya, Alvian akan menikahi Salsa dalam waktu secepatnya. Dan mereka berenca bahwa mereka akan tinggal diluar negeri selama Salsa kuliah diluar negeri.
Sore itu dipantai suasana sunset yang Alvian dan Salsa tunggu akan tiba..  “Alvian kamu pernah tanya ke aku, kalo aku gak tau kamu, aku tau kamu kok!!!percaya gak??”tanya Salsa. “Hh..yang bener, gimana ya..susah buat percaya orang kayak aku gak mungkin dilirik sama cewek…”sahut Alvian merendahkan dirinya. “Alvian kalo kamu tau waktu smp banyak banget cewek yang ngantri pengen sama kamu, Cuma kamunya aja terlalu suci, bahkan kalo aku boleh jujur kamu cinta pertama aku, waktu pertama ketemu kamu rasanya beda, disitu aku mulai gak bisa lupain kamu, tapi bersyukurnya gak ada yang tau tentang perasaan ini saat itu, sumpah dech kamu orang yang paling aku kagumin waktu dulu”sahut Salsa panjang lebar. . . “Begitupun kamu…, kamu juga bakal jadi cinta pertama dan terakhir aku..”sahut Alvian. . .”Terimaksih Alvian..”sahut Salsa sambil tersenyum manis lalu menidurkan kepalanya kebahu Alvian. “Kamu tau kali ini kamu gak seperti yang aku fikirin, aku kira kamu masih sama kayak dulu masih pake celana pendek dan ternyata dipertemuan pertama kita kamu udah bener-bener berubah. . .menjadi seorang wanita yang benar-benar aku suka…”.

Aku bahagia aku menikahi orang yang selama ini aku kagumi. . .Allah mendengar do’aku..,, terimaksih untuk semuanya.. ^_^.

0 comments:

Post a Comment