Hari itu adalah acara perpisahan kelas 9, disekolah acara perpisahannya cukup meriah, ada bazar makanan, pertujukan pentas seni dan yang paling utama itu upacara adat. Yang jadi pengantin dalam upacara adat ini anak kelas 9 cewek sama cowok yang nilainya paling besar disekolah. Namanya Kania sama Zikri.
Ketika upacara adat sudah selesai
ya..sekitar 1 setengah jam dech, penampilan-penampilan pentas seni di mulai,
penampilan dari adik-adik kelas bagus-bagus dech. Nabila dan Salsa merasa lapar
jadi dia menuju tempat bazar, tepatnya dikelas masing-masing. Merka melihat
menu-menu yang terpajang di depan kelas-kelas 7 dan 8, akhirnya nemunya juga
makanan yang mereka pengen, tepatnya di kelas 7 entah 7 apa itu. Mereka berdua
kalo lagi bosen biasanya makan es kriem. Ya..syukur dech di bazaar ada yang
jualan itu.
Acara di sekolah sampe sore tapi
kebanyakan sekitar jam 12 udah pada pulang, paling anak-anak yang lumayan
bandel dach yang ada di sekolah soalnya acara dari jam 12 kesana itu band.
Begitupun Salsa dia di jemput bunda sama ayahnya.
Sesampai dirumah, dia langsung menju
kamarnya dia pengen buru-buru ganti baju udah gak betah pake baju kebaya. Dan
membersihkan make up nya. Salsa menuju meja belajarnya untuk mengambil sebuah
album foto, badannya dijatuhkan ketempat tidur sambil memeluk album foto itu,
dia membalikan badannya dan menaruh album foto itu didepannya, mulailah dia
membuka satu persatu halaman album itu. Saat-saat kelas 7 anak-anak mash pada
cupu-cupu gak terlalu mentingin gaya. Salsa tersenyum melihat foto-foto itu,
kelas 8 itulah masa-masa yang sangat menyenangkan sepertinya, waktu kelas 8
bisanya mulai pada bandel, udah berani pacaran rata-rata, kelas 9 itu juga
menyenangkan dan menyedihkan. “masa-masa putih biru sebentar lagi
berakhir”terlintas dipikirannya. Salsa memandang sebuah foto, sambil menunjuk
wajah seseorang pandangannya sangat beda
ketika melihat foto itu lalu dia menujuk wajah seseorang mengunakan jari
telunjuknnya. ”Kau tau bahwa aku sangat mengagumimu, saat pertama berjumpa
denganmu kau beda dari yang lain, sampai sekarang aku masih mengagumimu,
mungkin kau tak tahu itu dan mungkin juga kau lebih baik tak tahu karena aku
berfikir aku tak pantas untuk orang sepertimu, kau terlalu suci untukku, apa
kau mengetahui aku?? Kurasa tidak karena setauku kau tak ingin pernah dekat
dengan yang namanya cewek, aku yakin banyak cewek yang suka sama
kamu.”Difikirannya terlintas kata-kata itu, Salsa hanya tersenyum.
Pintu kamarnya ada yang mengetuk.
“Asslamu’alaikum..”sahut orang dibalik pintu itu. “Wa’alaikumsalam..”jawab
Salsasabil membuka pintu “Kamu siapa??”tanya Salsa meresa aneh kepada orang
itu. “Saya pembantu baru dirumah ini, non Salsa bukan??”tanya pembantu itu.
“Iyah aku Salsa, kenapa??”tanya Salsa. “Barusan ada anak cowok datang kesini,
disuruh masuk gak mau, ditanya namanya diem aja, dia cuma ngasihin surat ini,
dia cuma ngomong saya minta tolong, tolong kasihin surat ini ke anak cewek yang
ada dirumah ini, entahlah saya gak tau nama anaknya tapi saya tau orangnya
sahutnya.”pembantu bicara panjang lebar lalu memberikan suratnya kepada Salsa.
Salsapun menerimana “Aneh banget ada orang kayak gitu, ciri-ciri orangnya kayak
gimana??”tanya Salsa penasaran juga. “Anaknya lumayan ganteng, pake kacamata,
kayaknya sih anak baik-baik, tadi bawa motor vario warna putih.” “Susah banget ditebak siapa
orangnya. Udahlah gak papa!!”. “Ya..udah non saya kerja dulu ya,permisi..”sahut
pembntu itu dengan ramah. “Ouh ya namakamu siapa??”tanya Salsa. “Nama saya
Karimah.”sahut pembantu itu sambil tersenyum. “Aku seneng kamu bisa kerja
disini, ketimbang pembantu yang kemarin aku gak suka banget, dari dandannannya,
kayaknya kakak sholeh, cantik , pake kerudung lagi, baru kali ini ada pembantu
dirumah ini kayak gini”sahut Sasal memujinya. Pembantu itu hanya tersenyum dan
mengatakan kembali permisi..
Salsapun menutup kembali pintu
kamarnya. Membaringkan kembali tubuhnya ditempat tidur, dan mulai membuka
amplom surat itu, lalu mengeluarkan isinya,,,
Assalamu’alaikum…
Maaf
ya..sebelumnya kamu pasti kaget akan kedatang surat ini, aku harap kamu maafin
aku.^_^. Cuma cara ini yang bisa aku lakuin buat ngasih tau kamu, tentang apa
yang aku alamain selama di SMP, dan sebelum aku cerita aku minta maaf lagi
karena aku gak akan sebutin siapa nama aku, itu demi kebaikan kok!!! Jadi aku
bener-bener harus banyak minta maaf dech sama kamu karena kedatangan surat ini,
kamu juga pasti bakal terus penasaran sama aku, tapi aku yakin suatu saat nanti
kamu pasti bakal tau siapa aku ini, untuk sekarang lebih baik gak usah… ^_^
Aku
masih satu SMP kok sama kamu, tapi entahlah apa kamu mengenal aku ataupun tidak
saat itu aku tak peduli tapi bayang-bayang wajahmu selalu hadir dalam
kehidupanku, tapi aku tetep bertekad untuk tak mengenalmu bahkan sampai saat
ini aku tak tahu nama mu!!^_^ maaf bukan maksud gimana itu juga demi kebaikan
kok!! Kalo tentang rumah itu gak sengaja aku pernah liat kamu masuk rumah itu.
Kau
tahu bahwa aku sangat mengagumimu, sampai sekarang aku masih mengagumimu,
mungkin kau tak tahu itu dan mungkin juga kau lebih baik tak tahu. Ouh ya…satu
pesan aku, kamu gak usah cari tau tentang aku ataupun nyari aku (hahaha..lagian
siapa lagi yang mau nyari aku). Sedekit cerita lagi, selama SMA aku gak akan
sekolah dikota ini, ayah aku harus pindah kerja jadi aku sama keluarga harus
pindah, jaga diri kamu baik-baik.!!! Dan kuliah entahlah dimana, kalo
difikir-fikir itu butuh waktu 7 tahun untuk menjalaninya, aku harap kamu ingin
bertemu denganku, udah terlalu lama aku mikirin semua itu, mungkin ini waktu
yang tepat untuk mengatakannya, InsyaAllah 7 tahun yang akan datang setelah
kita menyelesaikan study kita, aku ingin betemu denganmu tepatnnya tanggal 3
Desember itupun bila yang Maha Kuasa Mengizinkan, aku tunggu kamu disana tempat
dan waktu yang indah saat sunset terlihat dikota ini. Aku harap kau mengerti
perkataanku. Bila aku tak datang mungkin ajal telah menjemputku atau
sebaliknya, ataupun salah satu diantara kita telah saling memiliki. Jangan
bersedih mungkin itu yang terbaik!!^_^.
Maaf
ya..telah mebuatmu penasaran, dan menunggu, ku harap kau mengerti akan sebuah
penantian, akupun akan merasakan itu, kita sama-sama merasakan sepertinya. Itu
janjiku kau pegang itu semua….
Kekuatan
sebuah JANJI adalah pada saat janji itu DITEPATI, bukan pada saat
diucapkan...itu jauh lebih baik. . . ^_^
Kurasa
cukup sampai disini untuk sementara. Semoga kita bisa bertemu dihari yang lebih indah. . . See
You..
Salam
Manisku untukmu...
“Aku takpercaya semua itu,
seseorang mengagumiku, apa mungkin itu orang yang aku kagumi juga, tapi gak
mungkin orang kayak dia ngelirik aku, waktu 7 tahun itu cukup lama, aku aja
sekarang baru mau masuk SMA, emang sih..orang ini bikin aku penasaran, aku
harus hargai usaha dia“difikirannya terlitas. Salsa langsng membawa Hpnya dia
menandai tanggal 3 Desember 7 tahun yang akan datang. . . “Semoga penantian ini
tak sia-sia aku berharap itu“dia berkata kecil.
3 tahun berlalu.....
Penantian itu masih berjalan,
cowok yang dia kagumi dan seorang cowok yang mengaguminya selalu terbayang-bayang, cowok yang dia kagumi
kali ini tak ada kabar, ada yang bilang dia pindah keluar negeri. Tapi entah
mengapa Salsa masih memikirkannya, dan untuk cowok yang mengaguminnya Salsa
masih menunggunya juga tak ada kabar sama sekali dari dirinya. . .
Masa-masa SMA berlalu. . .selama
di SMA ini dia mulai banyak berubah, dia mulai memperdalam agama dari
pembantunya itu, dia banyak belajar agama dari Karimah. .
Kuliah pun dimulai, Salsa
mengambil jurusan musik di ISI Yogyakarta, disitu dia benar-benar belajar
dengan sungguh-sungguh...4 tahun dia jalanin, tak semua yang dilakukannya
lancar terkadang ada gagalnya juga, hebatnya dia menjadi siswa brprestasi saat
angkatannya dan dia mendapat bea siswa keluar negeri. . .
Hari itu kegiatan benar-benar
melelahkan untuk Salsa, seminggu ini gak ada istirahat terllu banyak undangan
untuknya sebelum berangkat keluar negeri sebulan lagi. Dia benar-benar sibuk
saat ini... Ketika jam 2 Sore acara akan segera selesai. . . Hpnya berdering. .
. “Mba..Salsa Hpnya nyala mungkin telf dari bundanya“sahut Asistennya yang
sedang memegang Hp Salsa. Salsa pun membawannya, dia merasa aneh..“Ini bukan
telf..“sahutnya. “Lalu apa??“tanya asistennya. “Astagfirullah, sekrang tanggal
berapa??”tanya Salsa kaget..melihat alarm yang bedering itu. “Sekarang tanggal
3 Desember mba.., ya..ampun mba Salsa saking sibuknya sampe-sampe lupa
tanggal”sahut Asistennya. “Kamu bilangin kesiapun itu, aku harus balik kerumah
aku punya janji, maafin aku, kamu tetep disini ini kunci apartemen aku”sahut
Salsa yang langsung berlari ketempat parkir. Asistennya benar-benar bingun apa
yang terjadi sama Salsa.
Dijalan dia benar-benar gelisah, dia benar-benat takut
telat waktu tempuh menuju kota itu lumayan jauh, semoga waktunya cukup hanya
itu yang Salsa fikirkan. “Ya..Allah kenapa aku bisa sampe segitunya sama cowok
itu, toh belum tentu cowok itu datang, aku belum pernah sampe kayak gini apa
lagi kali ini aku lagi ada acara gak sopan banget aku, ya..Allah semoga ini
yang terbaik..” Ketika ashar dia berhenti dia sebuah Masjid sambil beristirahat
sebentar, dia melihat jam tangannya.. Fikirannya agak tenang setelah sholat.
Mobilpun tidak terlalu ngebut “Mungkin bila tak beretmu Allah tak mengizinkanku
untuk mengenalnya..”Dia hanya berfikir seperti itu.
Akhirnya tiba juga, mungkin waktunya benar-benar
telat.. Salsa melepas sandalnya, lalu dia berlari menuju pantai.. Pantai itu
seperti sudah tak ada penghuni satupun..yang terlihat hanya keindahan
pantai..matahari..terbenam..seperti hatinya yang tenggelam saat ini. “Aku mohon
jangan pergi kamu taukan aku pasti datang, aku yakin kamu pasti masih ada
disini aku mohon keluar”teriak Salsa. Salsa langsung duduk dan menundukan kepalanya
dia menangis. “Baru kali ini aku nangis gara-gara cowok, aku bego, Ya..Allah
ada apa sama cowok itu??Apa aku Cuma penasaran aja??ya..Allah aku selalu
meminta yang terbaik.., mungkin dia bukan yang tebaik untukku..”isakkannya
makin kencang. “Kau tak perlu menangis, semua akan indah pada waktunya, maaf
aku telah membuatmu menunggu”suara seorang cowok yang terdengar dipinggirnya.
Salsa langsung mengangkat kepalanya dang melirik kebenelah kanan terlihat sosok
seorang cowok sedang duduk kira-kira jarak 1 meter darinya. “Siapa kau??”tanya
Salsa. “Mungkin aku orang yang kau tunggu, tapi aku yakin kaulah orang yang ku
tunggu”Sahut cowok itu. Salsal tersenyum manis dan mengusap air
mata di pipinya. “Ternya kau datang, apa aku telat ??”tanya Salsa. “Hampir hahaha,
gak kok malah aku yang telat, apa aku harus meminta maaf lagi telah membuatmu
menangis karena kau kira aku telah pergi“sahut cowok itu. “kurasa
begitu!!“sahut Salsal sambil terseyum.“Sebenernya siapa kau ini??kau
benar-benar aneh.“sahut Salsal. “Tpi aku aneh karena kebaikan, aku Alvian apa
kau tahu aku??“taya Alvian yang mulai tak yakin bahwa Salsa tak mengenalinya.
Salsa hanya tersenyum..mendengar perkataan itu. “Aku sudah yakin kau tak
mengenalku, tapi apa kau menungguku??“.tanya Alvian. “Tentu aku
menunggumu.“sahut Salsa singkat. “terimakasih atas penantiannya, apa sudah ada yang memiliki
hatimu??“tanya Alvian gugup. Salsal menarik nafas”hmmm..dari dulu sampe sekarang
belum pernah ada yang milikin hati aku, karena hati aku cuma buat bidadari
kedua aku ^_^”.sahut Salsa. “Benarkah??kalau begitu apa aku boleh menjadi
bidadari keduamu??”tanya Alvian. “Tentu,
apa menurutmu aku akan sia-siakan penantian ini”sahut Salsa. Alvian tersenyum
gembira. “Tapi akhir bulan depan aku akan pindah keluar negeri”sahut Salsa.
“Aku akan menikahimu secepatnya bahkan minggu ini.”sahut Alvian sambil
terseyum. “Terimakasih..”^_^. “Aku yang berterimakasih kepadamu..,
namamu??”tanya Alvian. “Salsa”singakatanya dia menjawab. Alvian tersenyum.
Seperti yang dijanjikannya, Alvian akan menikahi Salsa
dalam waktu secepatnya. Dan mereka berenca bahwa mereka akan tinggal diluar
negeri selama Salsa kuliah diluar negeri.
Sore itu dipantai suasana sunset yang Alvian dan Salsa
tunggu akan tiba.. “Alvian kamu pernah
tanya ke aku, kalo aku gak tau kamu, aku tau kamu kok!!!percaya gak??”tanya
Salsa. “Hh..yang bener, gimana ya..susah buat percaya orang kayak aku gak
mungkin dilirik sama cewek…”sahut Alvian merendahkan dirinya. “Alvian kalo kamu
tau waktu smp banyak banget cewek yang ngantri pengen sama kamu, Cuma kamunya
aja terlalu suci, bahkan kalo aku boleh jujur kamu cinta pertama aku, waktu
pertama ketemu kamu rasanya beda, disitu aku mulai gak bisa lupain kamu, tapi
bersyukurnya gak ada yang tau tentang perasaan ini saat itu, sumpah dech kamu
orang yang paling aku kagumin waktu dulu”sahut Salsa panjang lebar. . . “Begitupun
kamu…, kamu juga bakal jadi cinta pertama dan terakhir aku..”sahut Alvian. . .”Terimaksih
Alvian..”sahut Salsa sambil tersenyum manis lalu menidurkan kepalanya kebahu Alvian.
“Kamu tau kali ini kamu gak seperti yang aku fikirin, aku kira kamu masih sama
kayak dulu masih pake celana pendek dan ternyata dipertemuan pertama kita kamu
udah bener-bener berubah. . .menjadi seorang wanita yang benar-benar aku
suka…”.
Aku bahagia aku menikahi orang
yang selama ini aku kagumi. . .Allah mendengar do’aku..,, terimaksih untuk
semuanya.. ^_^.

0 comments:
Post a Comment